Oleh: Hendra | 30 Maret 2010

Gazette

Oleh: M. Hendra Gandi

Nama aku Uruha. Awal ceritaku dimulai aku masuk SMP. 3 tahun aku menjalani kehidupan di masa itu aku mempunyai 2 sahabat yang selalu ada jika aku membutuhkannya, Reita dan Ruki. Mereka orang-orang yang membuat duniaku terasa indah. Persabatan kami bermula saat ada Reita pasti ada aku dan setiap ada aku pasti ada Reita. Setelah Ruki dan aku mengikat tali persahabatan, Reita pun ikut-ikut nimbrung walaupun tidak mengenal Ruki. Karena sifat sok kenalnya itu akhirnya Ruki dan Reita pun berteman. Sejak itu kami selalu bertiga. Mau ke kantin, perpustakaan, selalu harus ada aku, Reita, dan Ruki. Yang jelas pada waktu istirahat dan pulang sekolah saja kami bisa berkumpul. Pada waktu naik kelas VIII, hubungan kami semakin erat seperti keluarga yang tak terpisahkan. Pada tahun itu persabatan kami bertambah satu orang, Aoi namanya. Kami menamakan kelompok kami The Gazette. Rame, seru, cool dan gokil adalah predikat kami karena kami terdiri dari orang-orang yang narsis abis! dan sifat kami pun berbeda. Tapi pemikiran dan tujuan kami sama. Pada waktu kami kelas IX, pada tahun itu perpecahan dalam persahabatan kami terjadi. Antara Reita, Ruki, dan Aoi mereka menyukai satu cewek yang sama, namanya Ayumi. Mereka curhat denganku dan menjelek-jelekkan satu sama lain.

Gila, bener-bener gila. Apa sebenarnya yang mereka pikirkan. Hampir tiga tahun kami menjalani persahabatan ini dan hancur hanya karena cewek. Aku tak habis pikir karena aku tak tega dan tak sanggup melihat persahabatan ku dihancurkan. Akhirnya, aku kumpulkan mereka di kelasku. Mereka diam, tak ada yang mau bicara satu sama lain. Setelah beberapa lama Aoi menyumbangkan suaranya dalam keheningan. Kami berdebat. Saling tuduh, saling menjelek-jelekkan, saling membela diri. Namun, kericuhan berhenti karena aku tak kuasa menahan amarahku. Hati ini terlalu sakit melihat semua ini. Pertama kalinya aku marah-marah di depan mereka. Mereka tak percaya jika aku mampu membentak mereka dengan nada yang keras. Tapi aku juga manusia kan? aku bisa marah. Mendekati UN dan kelulusan, persahabatan kami kembali normal dan saling meminta maaf. Aku senang karena kemarahan yang ku lontarkan dapat menghentikan ego mereka walau aku tahu belum sepenuhnya mereka berbaikan. Kelulusan diumumkan, Alhamdulillah aku lulus. Kami sibuk mencari sekolah lanjutan. Komunikasi hampir tak terjalin diantara kami. Kabar terakhir Reita dan Ruki satu sekolah lagi. mereka agak kecewa karena aku tak ikut dengan mereka. Dan kami pun terpisahkan oleh sekolahan yang berbeda. Awalnya kami masih sering menjalin komunikasi karena terasa beda jika tak ada aku. Namun aku tahu itu hanya bersifat sementara. Satu semester terlewati. Mereka sudah mendapat penggantiku, sahabat yang menggantikan sosokku di tengah-tengah mereka. Entah apa yang aku rasakan sedih sekaligus senang. Sedihku karena aku merasa kehilangan mereka, dan senangku karena mereka tidak bersedih karena aku tak bersama mereka. Namun apapun dan siapapun yang membuat mereka senang, senyumku akan selalu menyertai mereka. Makasih semua sahabatku SMP. Aku kenang kalian dalam memoriku.


Responses

  1. blm ktmu kch sma kai drumer gazette

    • di mana??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: